Kisah wanita yang di uji kesabaranya
Kesabaran merupakan kemampuan seseorang untuk mengendalikan dirinya agar tidak menuruti hawa nafsunya. Kesabaran hanya dimiliki oleh orang-orang yang mempunyai kemampuan dan kekuatan. Jika sesorang tidak mempunyai kemampuan dan kekuatan, ia tidak akan bisa bersabar.
Kesabaran dalam konteks qur'an
Ada banyak riwayat dan nash Alqur'an yang berbicara kesabarn dengan berbagai macam jenisnya,seperti bersabar dengan mengendalikan diri agar tidk menuruti segala keinginan hawa nafsu, bersabar ketika melaksanakan berbagai perintahNya dan ketika meninggalkan berbagai laranganya, bersabar ketika menghadapi musibah dan bersabar terhadap takdir yang telah Allah tetapkan kepadanya. Bahkan ada satu pendapat yang mengatakan bahwa kesabaran adalah salah satu faktor peyebab kemenangan dan keberasilan seseorang.
Menelaah Qishoh terdahulu
Anas bin Malik Ra. berkata, 'Suatu hari, Muhammad Saw. berjalan melewati seorang wanita yang sedang menangis di atas sebuah kuburan ( Kuburan itu adalah kuburan anaknya yang masih kecil dan ia sangat mencintainya sehingga tidak bisa mengendalikan dirinya untuk menangis diatas kuburannya ). Tatkala Nabi Muhammad Saw. melihatnya, lalu beliau menasehatinya agar selalu bertakwa kepada Allah Swt an bersabar. Spontan wanita itu menjawab "Menjauhlah dariku sesungguhnya kamu tidak ditimba musibah seperti aku!" Wanita itu tidak tahu bahwa yang menasehatinya adalah Rosulullah Saw. Kemudian, ada orang yang memberitahukan kepadanya bahwa yang menasehati adalah Rosulullah Saw., Dia menyesali perbuatanya dan segera menuju rumah Rosulullah Saw. Ketika di rumah Rosulllah tiada orang yang mencegahnya untuk masuk ke rumah beliau sehingga ia bisa masuk dengan mudah.Dia pun mengutarakan maksud kedatanganya bahwa dia datang untuk meminta maaf karena tidak mengetahui bahwa yang menasehatinya adalah Nabi Saw. Kemudian beliau bersabda"Kesabaran adaah pada saat ditimpa musibah." ( Imam Bukhori Muslim dan Abu Dawud)
